Pengangguran Lulusan Pendidikan Tinggi di Indonesia
Dinamika Pertumbuhan dan Ketidaksesuaian Pasar Kerja (2019–2025)
DOI:
https://doi.org/10.63892/aletheia.2.2025.85-94Kata Kunci:
Pengangguran Terdidik, Ketidaksesuaian Pendidikan–Pekerjaan, Inflasi Kredensial, Pasar Tenaga KerjaAbstrak
Ekspansi pendidikan tinggi di Indonesia diposisikan sebagai instrumen strategis pembangunan modal manusia, namun perkembangan empiris menunjukkan paradoks berupa meningkatnya pengangguran lulusan Diploma dan Universitas di tengah perbaikan indikator pasar tenaga kerja. Permasalahan ini mengindikasikan ketidaksesuaian struktural antara output pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja. Penelitian terdahulu umumnya berfokus pada determinan makro pengangguran atau mismatch berbasis mikro, sehingga masih terbatas yang mengkaji perbedaan dinamika pertumbuhan pengangguran antarjenjang pendidikan tinggi dalam perspektif deret waktu nasional. Berangkat dari kesenjangan tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis tren dan laju pertumbuhan pengangguran lulusan Diploma dan Universitas di Indonesia periode 2019–2025 serta mengidentifikasi implikasi strukturalnya terhadap kebijakan ketenagakerjaan. Penelitian berpijak pada Teori Modal Manusia sebagai grand theory, kredensialisme sebagai middle-range theory, serta teori pencarian kerja dan education–job mismatch sebagai applied theory. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif-analitis dengan desain runtut waktu menggunakan data sekunder Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) BPS periode 2019–2025. Hasil penelitian menunjukkan divergensi struktural: pengangguran lulusan Diploma menurun, sementara lulusan Universitas meningkat dengan laju positif. Di sisi lain, pertumbuhan kesempatan kerja lebih banyak terserap pada pekerja berpendidikan rendah, mengindikasikan dominasi pekerjaan berkeahlian rendah. Temuan ini menegaskan terjadinya inflasi kredensial, mismatch vertikal–horizontal, serta penurunan nilai tukar ekonomi ijazah. Kebaruan penelitian terletak pada pengukuran komparatif laju pertumbuhan pengangguran antarjenjang pendidikan tinggi berbasis data nasional jangka menengah. Disimpulkan bahwa ekspansi pendidikan tinggi belum diimbangi kapasitas absorpsi pasar kerja berkeahlian tinggi. Direkomendasikan penguatan kebijakan link and match berbasis kompetensi, reformasi kurikulum adaptif, serta integrasi sistem informasi pasar kerja guna menekan pengangguran terdidik secara berkelanjutan.
Referensi
Abdulla, K. (2025). Quantifying the Productivity Effects of Education-Job Mismatch: A Cross-Country Analysis. Education Economics, 33(4), 595–612. https://doi.org/10.1080/09645292.2024.2378728
Adianita, H., Susilowati, D., & Karisma, D. A. P. (2024). Analysis of Labor Force Participation Levels and Number of Employment Through Education on Unemployment Rates in Indonesia. Gorontalo Development Review, 7(1), 70–79. https://doi.org/10.32662/golder.v0i0.3408
Agustina, M., Astuti, H., & Susilo, J. H. (2023). Unemployment in Indonesia: An Analysis of Economic Determinants From 2012–2021. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 12(1), 69–82. https://doi.org/10.15408/sjie.v12i1.29247
Aini, L., Manik, C. W., Ginting, H. N. B., Salsabila, S., & Hidayat, N. (2025). Analisis Bonus Demografi Ditengah Tingginya Pengangguran Terdidik di Indonesia. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 4(1), 86–96. https://doi.org/10.37905/geojpg.v3i2.31656
Apriilia, D., Susilawati, N., Utami, K. J., & Saksono, H. (2025). Mengapa Digital Gagal Menyerap Tenaga Kerja? Aletheia: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi, 2(1), 61–70. https://doi.org/10.63892/aletheia.2.2025.61-70
Corrales-Herrero, H., & Rodríguez-Prado, B. (2024). Mapping the Occupations of Recent Graduates. The Role of Academic Background in the Digital Era. Research in Higher Education, 65(8), 1853–1882. https://doi.org/10.1007/s11162-024-09816-4
Fahmi, M. P. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengangguran Terdidik di Kota Pekanbaru. Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 4(4), 76–87. https://doi.org/10.32938/jep.v4i4.3049
Hakim, D. R., Disman, D., & Dahlan, D. (2025). Horizontal Educational Mismatch Among Indonesian Graduates: Is There Any Earnings Penalty? Education Economics, 33(5), 747–774. https://doi.org/10.1080/09645292.2024.2401998
Hisyam, C. J., Seruni, M. P., Inayah, D. S., Afti, G. A., Prayogo, M. D. A., Kurniawan, N. A., & Salsabila, N. (2025). Lulus Tapi Menganggur: Ironi Alumni UNJ di Tengah Sulitnya Lapangan Kerja. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(2), 264–278. https://doi.org/10.61722/jirs.v2i2.5535
Khaddafi, M., Wibowo, H., Safitri, I., Nst, S. A. Z., & Salsabila, V. A. (2025). Analisis Penggunaan Metode Kuantitatif dan Kualitatif dalam Penelitian Akuntansi: Studi Literatur pada Jurnal Nasional Terakreditasi. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(3), 4025–4031. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/4353
Khoiruddin, M. A., Setyanti, A. M., Suman, A., Prasetyia, F., & Susilo, S. (2024). Exploring Determinants of Education-Job Mismatch Among Educated Workers in Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan, 25(2), 263–281. https://doi.org/10.23917/jep.v25i2.23994
Khotimah, I. R., Yunita, B. M. H., Utami, K. J., & Saksono, H. (2025). Akselerasi Motorisasi di Wilayah Kepulauan Lombok-Sumbawa: Evaluasi Pertumbuhan Kendaraan Bermotor dan Tantangan Infrastruktur Transportasi Darat. Aletheia: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi, 2(1), 15–25. https://doi.org/10.63892/aletheia.2.2025.15-25
Mohdari, Tajeri, Jannah, T., & Syafril. (2025). Analysis of the Relevance Between Higher Education Graduates and Job Opportunities in the Digital Technology Era in Indonesia. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 5(6), 3111–3121. https://doi.org/10.60036/jbm.926
Moloto, A. N., Ramasimu, N. F., Motsei, L. L., & Muchie, M. (2025). Graduate Unemployment, Skills Mismatch, and the Dynamics of Labour Mobility in South Africa: A Systematic Literature Review. International Journal of Applied Research in Business and Management, 6(5), 1–26. https://doi.org/10.51137/wrp.ijarbm.369
Pratama, F. W., & Setyowati, E. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengangguran Terdidik Lulusan Universitas di Indonesia Tahun 2005-2021. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 6(2), 662–667. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v6i2.601
Rabiah, S. (2019). Manajemen Pendidikan Tinggi dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jurnal Sinar Manajemen, 6(1), 58–67. https://doi.org/https://doi.org/10.56338/jsm.v6i1.551
Serikbayeva, B., & Abdulla, K. (2022). Education-Job Mismatch: Implications for Individual Earnings and Aggregate Output. Social Indicators Research, 163(2), 723–752. https://doi.org/10.1007/s11205-022-02912-x
Sulistiyono, T., Herlambang, P. H., Khoirunisa, D. P., & Sabri, A. Z. S. A. (2022). Strengthening the Role of Community in Improving the Quality of The Manpower. Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services, 4(1), 123–140. https://doi.org/10.15294/ijals.v4i1.23316
Wirawan, I., & Sentosa, S. U. (2021). Analysis of Factors Affecting the Unemployment Rate of Educational Labor in Indonesia. Proceedings of the Seventh Padang International Conference on Economics Education, Economics, Business and Management, Accounting and Entrepreneurship, 192, 93–97. https://doi.org/https://doi.org/10.2991/aebmr.k.211117.040
Yimer, B. M., Herut, A. H., Demissie, M. M., Bareke, M. L., Agezew, B. H., Dedho, N. H., & Lebeta, M. F. (2024). Trends of Higher Education Enrolment, Graduation, and Employment in Ethiopia: An Empirical Analysis. Cogent Education, 11(1), 1–16. https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2302623
Yoana, Auwalin, I., & Rumayya. (2024). The Role of Vocational Education on Unemployment in Indonesia. Cogent Education, 11(1), 1–9. https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2340858
Yussoff, N. E., & Sulaiman, N. (2025). The Wage Impact of Education and Skills Mismatch: Evidence from Systematic Literature Review. International Journal of Research and Innovation in Social Science, 9(15), 66–79. https://doi.org/10.47772/IJRISS.2025.915EC005
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Penulis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.